Jumat, 14 Oktober 2016

Simplicity is Luxury...part 1

Assalamu'alaikum..

"simplicity is luxury" kalo saya artikan sih, kurang lebihnya, kesederhanaan adalah suatu kemewahan...entah kenapa, suka banget dengan quote itu..ga tau juga, bisa jadi quote ini udah ada sebelum saya nulis di blog ini..cuma saya aja yang gatau siapa yang nulis quote ini, kalo bener2 ada yang nulis sebelumnya...ya,  ada atau ga, mudah2an yang pertama kali nulis quote ini ga keberatan saya pake quotenya..hehe

kesederhanaan..satu kata yang sungguh sederhana sesuai dengan tulisannya, tapi punya nilai yang sangat berharga..sangat mewah..melebihi kemewahan itu sendiri..ini penafsiran pribadi saya, beda pendapat boleh dong yaaa...:)

kesederhanaan membuat kita menjadi diri sendiri, membuat kita bisa menerima diri sendiri apa adanya, membuat kita bisa menghargai diri sendiri dengan segala kekurangan dan kelebihan diri, tidak ada kepura-puraan, tidak ada kebohongan..dengannya kita mampu memahami kekurangan untuk dapat memperbaikinya, dengannya kita dapat menyadari kelebihan kita untuk dapat bermanfaat dan menularkan untuk orang2 di sekitar kita...

kesederhanan yang kini, di jaman yang serba teknologi, serba canggih, sudah mulai banyak bergeser dan seolah terlupakan...terkikis oleh kecanggihan yang melanda hampir semua orang baik generasi muda maupun generasi di atasnya..

kesederhanaan yang seringkali disamakan dengan ketidakmampuan, ketidakmapanan terhadap hal2 yang berbau materi...

sederhana diartikan ga berduit, sederhana diartikan ga gaul, dan masih banyak kata yang dipersamakan dengan sederhana..yang pada akhirnya, generasi muda kita yang suka dikatakan "gaul", sangat jauh dengan kata ini...sangat jauh dari nilai dan makna kata sederhana yang tak sesederhana tulisannya...

gaya hidup masa kini, dengan pengaruh sosial media, dimana semua orang sibuk "ber-selfie" ria, semua orang sibuk upload foto di medsos, seolah berlomba dan tidak ingin kalah satu sama lain..

sungguh hanya satu kata yang bisa terucapkan...

miris...

maaf, tulisan ini bukan untuk menjatuhkan ataupun menghakimi siapapun, tapi semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan menjadi bahan koreksi saya sendiri dan semua pihak agar kita tidak terlena dengan gaya hidup masa kini yang semakin menggerus kesederhanaan manusia yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kepedulian kita terhadap saudara2 kita, karena seringkali, dengan kesibukan mengejar gaya hidup, hanya kepentingan dan kesenangan diri sendiri dan keluargalah yang kita pedulikan...dan pada akhirnya menjadikan kita manusia2 egois, manusia2 matrealistis yang jauh dari realita kehidupan belahan bumi lainnya (baca:negara2 dengan konflik perang yang merajalela) yang tak seindah negri kita, kota kita, rumah kita dan kehidupan kita...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar